Selamat Datang di Website Resmi Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri || Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-72 tahun, Indonesia Kerja Bersama, NKRI harga mati... MERDEKA!!!

SIM Layanan Publik


Helpdesk

Monitoring Sistem Helpdesk

SIM GIS

Sistem Informasi Managemen GIS

SIM Konflik Agraria

Sistem Informasi Konflik Agraria

SIM Satpol PP

Sistem Informasi Satpol PP

SIM Batas Antar Daerah

Sistem Informasi Batas Antar Daerah

SIM Analisa Wilayah

Sistem Informasi Analisa Wilayah

SIMPOTDA

Sistem Informasi Potensi Daerah

SIM Pemanfaatan Kawasan dan Pertanahan

Sistem Informasi Pemanfaatan Kawasan dan Pertanahan

Link Terkait


Intranet Ditjen BAK

Website Intranet Ditjen BAK

SAPA

Sarana Pengaduan dan Aspirasi Kemendagri

SATLINMAS

Satuan Perlindungan Masyarakat


Avatar

Sekretariat Direktorat Jenderal BAK Direktorat Dekonsenterasi & Kerjasama Direktorat Wilayah Administrasi & Perbatasan Direktorat Polisi Pamong Praja & LINMAS Direktorat Kawasan & Pertanian Direktorat Pencegahan & Penanggulangan Bencana
Total Pengunjung : 3643024

Berita & Informasi


«Back

Pemprov PB Tonjolkan Potensi Tani dan Nelayan di Penas di Banda Aceh

Minggu, 07 Mei 2017

Pekan Nasional (PeNas) Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh merupakan ajang penting. Itu sebabnya Pemerintah Provinsi Papua Barat turut hadir di ajang tersebut. 

Pj Gubernur Papua Barat Drs Eko Subowo MBA memimpin langsung kontingen PB di ajang yang dibuka Presiden Joko Widodo, Sabtu (6/5) itu. 

Pemprov berharap berbagai hal yang diperoleh di ajang Penas yang akan berlanhsung hingga 11 Mei itu bisa diaplikasikan di PB, sekaligus kian menunjukkan potensi pertanian dan perikanan PB di tingkat nasional.

 Kegiatan seremonial pembukaan ini dihadiri 38 ribu peserta dari seluruh provinsi, dari Aceh hingga Papua. Mereka duduk rapi di bangku tribun stadion dan sebagian di bawah tenda yang didirikan di tengah lapangan. 

Presiden Jokowi dalam sambutannya, antara lain, menyampaikan nasihat yang sering disampaikan orang tua kepada anak-anaknya. Inti nasihat tersebut adalah menghormati kerja keras nelayan dan petani. 

“Dulu kita sering mendengar nasihat, kalau tidak ada petani yang bekerja keras, kita mau makan apa. Kalau tidak ada nelayan yang bekerja keras, kita mau makan ikan apa,” jelas Jokowi.

 “Makanya kita harus sayang kepada petani dan sayang kepada nelayan,” lanjutnya. 

Jokowi juga memberi nasihat kepada para petani. Jika saat panen hasil melimpah dan untung besar, agar tidak cepat-cepat membeli mobil. Tapi uang tersebut digunakan untuk memperluas lahan.

Sumber: papuakini.co


Daftar Berita


Aplikasi

E - Office

Sistem Aplikasi Tata Persuratan

E - MONEV Executive

Monitoring Sistem Ditjen BAK Executive

 

Sitemap

Informasi Aplikasi Publikasi Pustaka Database