BUKU TERPOPULER





  KATEGORI
Adat Istiadat (2)
Administrasi Negara (2)
Agama (5)
Akuntansi (2)
Arsitektur (1)
Ekonomi (4)
Filsafat (1)
Geografi (1)
Hukum (16)
Komunikasi (3)
Manajemen (3)
Metodologi (1)
Pendidikan (3)
Peraturan Walikota (1)
Politik (3)
Politik dan Pertahanan (3)
Sejarah (1)
Sosial (5)

» Profil

Kantor Ditejn Bina Adwil


VISI
Terwujudnya Pembinaan Administrasi Kewilayahan dalam Wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pernyataan visi tersebut, secara deskriptif dapat dijelaskan sebagai berikut: Frase Terwujudnya menunjukan peran organisasi Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan dalam mewujudkan dengan benar dan bijak sistem manajemen penyelenggaraan negara dan sistem birokrasi negara berfungsi dengan baik. Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan harus betul-betul dapat memahami dan mewujudkan dengan benar dan bijak sistem manajemen penyelenggaraan pemerintah dan birokrasi di negara indonesia yang sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

Frase Pembinaan Administrasi Kewilayahan, menunjukan bahwa Ditjen Bina Administrasi Kewilyahan akan menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi yang diemban secara optimal sesuai dengan perannya dalam memantapkan penyelenggaraan tugas tugas Pembinaan Administrasi Kewilayahan.

Frase Dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, merupakan komitmen utama dan final Kementerian Dalam Negeri. Ini memberikan sikap dan arah yang tegas akan perlunya kesatuan dan persatuan serta keadilan dan proses penyelenggaraan pemerintah di daerah yang selalu harus ditegakkan tanpa ada tawar menawar. Bersatu dan maju tidak cukup, tetapi harus didorong oleh penguasaan terhadap ilmu dan teknologi sebagai tools untuk mencapainya. Hal ini akan berhasil bila ada jejaring internal maupun eksternal dalam kerangka global.



MISI

Untuk mewujudkan visi, maka Ditjen Bina Administrasi Kewilyahan menetapkan misi untuk Tahun 2015-2019 :

1. Memfasilitasi terwujudnya harmonisasi hubungan pusat dan daerah melalui pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan, peningkatan kapasitas peran gubernur sebagai wakil pemerintah, kerjasama daerah, serta mendukung reformasi pelayanan umum;

2. Memfasilitasi penataan wilayah perbatasan, wilayah administrasi dan nama rupabumi (toponimi);

3. Memfasilitasi terciptanya ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan penegakan HAM serta memperkuat kerukunan nasional melalui persatuan dan kesatuan nasional dalam kerangka NKRI;

4. Memfasilitasi penyelenggaraan kawasan dan otorita serta percepatan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum;

5. Memfasilitasi penyelenggaraan penyelenggaraan manajemen pencegahan dan penanggulangan bencana;

6. Memfasilitasi terselenggaranya dukungan manajemen dan teknis Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.



Dalam penjabaran dari pernyataan visi dan misi, Ditjen Bina Administrasi Kewilyahan telah menetapkan tujuan rencana strategis, yaitu Meningkatkan Sinergitas Hubungan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Umum sesuai dengan tujuan ke-2 dari 9 Tujuan Kemendagri dalam Renstra Kemendagri 2015-2019