Home Berita dari Kemendagri

Berita dari Kemendagri

Mendagri : Tugas Satpol PP itu 24 Jam

JAKARTA – Memakai pakaian serba putih di tengah Ratusan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berseragam lengkap membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terasa sangat mencolok. Pagi ini Tjahjo berbicara di depan ratusan Satpol PP perwakilan dari seluruh Indonesia dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Satpol PP di Jakarta. Dalam kesempatan itu Mendagri menegaskan bahwa tugas Satpol PP sebenarnya tidaklah mudah.

“Tugas Satpol PP itu tidak mudah. Tugas Satpol PP itu 24 jam”, kata Tjahjo di Jakarta (5/12)

Tajhjo menambahkan, jangan beranggapan kalau kerja Satpol PP itu absen datang dan absen pulang, tapi sebenarnya kerja Satpol PP itu 24 Jam seperti halnya TNI dan Polri. Hal tersebut disampaikan Tjahjo mengingat tugas berat yang diemban Satpol PP, namun kurang apresiasi.

Tjahjo mengatakan bahwa selain pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) dan Menjaga Ketertiban, Satpol PP punya tugas yang lebih khusus yaitu mencermati lingkungan di sekitar. “Tugas Satpol PP itu harus mampu mencermati lingkungan di sekitar. Bersinggungan dengan masyarakat langsung”, tukas Tjahjo.

Di akhir acara tersebut, Tjahjo berharap Satpol PP mampu menjadi pengayom bagi masyarakat, menjadi penyambung suara keadilan. “Jangan takut dengan Satpol PP, Satpol PP itu pengayom masyarakat, penyambung suara keadilan”, tutup Tjahjo.

 

Kemendagri Selenggarakan Rakornas Satpol PP Kesiapan Pemilu 2019

Jakarta – Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Selenggarakan Rapat Koordinasi Nasional Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Seluruh Indonesia di The Media Hotel and Towers Jalan Gunung Sahari 12 , Gunung Sahari Utara, Sawah Besar Kota Jakarta Pusat, rabu (5/12/2018).

Pada kesempatan tersebut, Mendagri Tjahjo Kumolo membuka secara langsung sekaligus memberikan arahan singkatnya dalam mengkonsolidasikan penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di daerah dalam rangka menghadapi agenda nasional Pileg dan Pilpres Tahun 2019.

Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan bahwa Rakornas Kasat Pol PP Provinsi ini adalah untuk mewujudkan situasi kondusif baik menjelang, pada saat dan setelah penyelenggaraan Pemilu dimana TNI dan POLRI, Satpol PP, Aparatur yang membidangi Linmas serta instansi terkait harus bersinergis.

Selain itu, untuk mengoptimalkan peran aktif masyarakat melalui tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam rangka pencegahan dan penyelesaian potensi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat melalui prinsip-prinsip kearifan lokal.

Lebih lanjut pada kesempatan tersebut, Tjahjo juga mengingatkan bahwa segenap anggota Satpol PP merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan segala tindak tanduknya dan aktivitasnya diatur dalam Undang-Undang ASN.

” Satpol PP harus netral, enggak boleh ikut kampanye. Menjelaskan program pemerintah yang berhasil itu boleh, wajib hukumnya. Urusan kampanye ada rambu-rambunya,” kata Tjahjo di lokasi.

Adapun salah satu tugas Satlinmas, yakni membantu penanganan ketenteraman, ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait penugasan Satlinmas dalam penanganan Ketenteraman, Ketertiban dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilihan Umum