Sunday, May 26, 2019
Update : 18 Mei 2019

GEMPABUMI TEKTONIK M5,9 MENGGUNCANG KABUPATEN PANGANDARAN, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

• Hari Sabtu, 18 Mei 2019, pukul 08.51.30 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,9 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,63 LS dan 108,51 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 212 km arah selatan Kota , Kabupaten Pangandaran, Propinsi Jawa Barat pada kedalaman 33 km.

• Gempabumi selatan di Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar turun (normal fault).

• Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Pangandaran, Tasikmalaya, Cilacap, Banyumas, Karangkates, Blitar, Tulungagung dan Kediri II-III MMI, di Banjarnegara, Kebumen, Bantul dan Solo II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

• Hingga pukul 09.25 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

• Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.*

Jakarta, 18 Mei 2019
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 18-May-2019
Waktu Gempa : 08:51:31 WIB
Lintang : 9.68 LS
Bujur : 108.57 BT
Kedalaman : 32 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
219 km Tenggara KAB-PANGANDARAN-JABAR
222 km BaratDaya CILACAP-JATENG
253 km BaratDaya KEBUMEN-JATENG
289 km BaratDaya YOGYAKARTA-DIY
435 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 15 Mei 2019

Waspada Potensi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau adanya potensi hujan lebat dalam tiga hari kedepan (15 – 17 Mei 2019) di sebagian wilayah Indonesia.

Hasil pantauan BMKG menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di perairan Barat Bengkulu (925/900mb) dan di Papua Barat (925/600mb) dengan konvergensi yang terbetuk memanjang dari Perairan Barat Sumatera hingga Teluk Thailand . Belokan angin terbentuk di Sumatera, Laut Natuna, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Beberapa wilayah seperti Riau, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua terpantau akan mengalami hujan lebat pada hari ini (15/5). Esok harinya (16/5), Riau, Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua masih akan mengalami hujan lebat ditambah dua wilayah yaitu Jawa Barat dan Kalimantan Tengah. Sementara untuk lusa (17/5), daerah yang berpotensi adalah Bengkulu, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, serta Papua.

Menurut pantauan BMKG, beberapa wilayah Indonesia lainnya juga berpeluang diterpa hujan dengan intensitas lebih lebat disertai angin kencang dan kilat/petir pada hari ini (15/5). Daerah tersebut di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Kalimantan Barat, dan Papua Barat. Esoknya (16/5), Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jabodetabek, Kalimantan Barat, Papua Barat masih berpeluang diguyur hujan lebat disertai angin kencang ditambah dua wilayah lain,seperti Kalimantan Selatan dan Maluku. Kemudian untuk lusa (17/5) daerah yang berpotensi hujan lebat sedikit berkurang menjadi Aceh, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Maluku, dan Papua Barat.

BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang dan petir/kilat tersebut untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruang, serta persiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan.

Bagian Hubungan Masyarakat
Biro Hukum dan Organisasi

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG
#PeringatanDiniCuaca
#BMKG
#PemerintahBekerja

http://www.bmkg.go.id

Disebarluaskan oleh :
PUSDALOPS-PB
BPBD KOTA MEDAN
JL. RAHMAD KOMP. PIK MENTENG, NO. 1. MEDAN-SUMUT
Call Center : 061-7882200
Fax : 061-7850800-WA/LINE 081370800880
EMAIL bpbd_kotamedan@yahoo.com – pusdalopsmedan@gmail.com
#salamtangguh
#salamkemanusiaan
#siapuntukselamat
#budayasadarbencana
#siagabencana
#keltanakotamedan
#pusdalopsmedan
#ilovebpbd
#dibibnpb
#indrabnpb
#sahabattangguhkotamedan
#kitajagalamjagakita
#siapuntukselamat
#budayasadarbencana

Update : 10 Mei 2019
Update : 8 Mei 2019

:::::::::::: SIARAN PERS ::::::::::

BIBIT SIKLON TROPIS DI LAUT BANDA MAKIN MENGUAT
(Update 8 Mei 2019 Jam 10.00 WIB)

Berdasarkan pantauan BMKG pada pagi ini Jam 07.00 WIB bibit siklon tropis dengan kode 93 S yang berada di Laut Banda di sekitar Maluku Tenggara Barat tepatanya di 6.6 °LS 129.0°BT. Bibit siklon ini dalam 12 Jam terakhir semakin menguat dan berpotensi menjadi Siklon Tropis dalam beberapa jam kedepan. Saat ini kecepatan angin maksimum di pusat bibit badai mencapai 30 knot dengan tekanan minimum hingga 1000 hPa. Dengan arah gerak ke Selatan-Barat Daya mendekati wilayah Timor Leste.

Bibit badai ini menimbulkan ancaman cuaca ekstrem ini wilayah Indonesia Timur dan Timor leste, antara lain:

– Hujan dengan intensitas sedang – lebat berpeluang terjadi di wilayah NTT bagian Timur dan Maluku bagian Selatan, serta Timor Leste.

– Angin dengan kecepatan diatas 25 knot atau 48 km/jam berpeluang terjadi di NTT, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku.

– Gelombang dengan ketinggian 1.25 – 2.50 m berpeluang terjadi di Laut Banda bagian utara, Perairan Kep. Kei – Aru, Laut Arafuru bagian timur.

– Gelombang dengan ketinggian 2.50 – 4.0 m berpeluang terjadi di di Laut Banda bagian selatan.

– Gelombang dengan ketinggian 4.0 – 6.0 m berpeluang terjadi di Perairan Kep. Sermata – Leti – Kep. Babar – Tanimbar, Laut Timor.

Transportasi laut di sekitar daerah terdampak bibit badai diperkirakan akan terganggu, sehingga masyarakat dihimbau untuk berhati hati selain itu potensi hujan lebat yang timbul juga berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir, tanah longsor dan banjir bandang.

BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon tropis ini setiap saat melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, dapat langsung mengakses:

– http://www.bmkg.go.id
– Follow twitter @infobmkg;
– Aplikasi iOS dan android “Info BMKG”;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

DEPUTI BIDANG METEOROLOGI

Drs. R. MULYONO R PRABOWO, M.Sc

GEMPABUMI TEKTONIK M = 4.9 MENGGUNCANG TOILI (KAB. BANGGAI) PROPINSI SULAWESI TENGAH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

● Hari Rabu, 08 Mei 2019 pukul 20:15 WITA, wilayah Toili (Kab. Banggai), Propinsi Sulawesi Tengah diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M = 4.9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.84 LS – 122.54 BT atau tepatnya berlokasi di Teluk Tolo, 47 km arah selatan Toili (Kab. Banggai), Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.

● Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal setempat.

● Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan III MMI di Banggai Kep.;II-III MMI di Luwuk,Toili,Kolonodale, dan Morowali. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

● Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg)

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG.

Palu, 08 Mei 2019
Kepala Stasiun Geofisika Palu

TTD

Cahyo Nugroho, SE, S.Si

NIP. 197508051998031001

Update : 7 Mei 2019

:::::::::: SIARAN PERS :::::::::

BIBIT SIKLON TROPIS TUMBUH DI LAUT BANDA, WASPADA CUACA EKSTREM DI INDONESIA TIMUR
(Update 7 Mei 2019)

Dalam 2 hari terakhir, bibit siklon tropis dengan kode 93S terpantau berada di Laut Banda sebelah selatan Maluku, tepatnya di sekitar 6.9 °LS 128.5°BT.
Dari hasil pantauan BMKG, diketahui bibit siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum di pusatnya mencapai 25 knot dan tekanan minimum hingga 1006 hPa. Bibit siklon ini diprediksi akan menguat dan mencapai intensitas siklon tropis dalam 24 – 48 jam kedepan. Adapun pergerakannya mengarah ke Selatan-Barat Daya (menjauhi wilayah Indonesia).

Keberadaan bibit siklon Tropis 93S diprakirakan akan mengakibatkan kondisi cuaca buruk di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain :

– Hujan dengan intensitas sedang – lebat berpeluang terjadi di wilayah Maluku bagian tenggara, dan NTT bagian timur.

– Angin dengan kecepatan diatas 25 knot atau 48 km/jam berpeluang terjadi di NTT, Maluku, dan Papua bagian selatan.

– Gelombang dengan ketinggian 1.25 – 2.50 m berpeluang terjadi di Perairan selatan Ambon, Perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Perairan utara Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian timur, Perairan barat Yos Sudarso.

– Gelombang dengan ketinggian 2.50 – 4.0 m berpeluang terjadi di Laut Banda bagian utara, Perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian tengah.

– Gelombang dengan ketinggian 4.0 – 6.0 m berpeluang terjadi di Laut Banda bagian selatan, Perairan Kep. Sermata – Kep. Letti, Laut Arafuru bagian barat.

Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang serta potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon tropis ini setiap saat melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, dapat langsung mengakses:
– http://www.bmkg.go.id
– Follow twitter @infobmkg;
– Aplikasi iOS dan android “Info BMKG”;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

DEPUTI BIDANG METEOROLOGI
Drs. R. MULYONO R PRABOWO, M.Sc

Update : 6 Mei 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.3 SR
Tanggal : 06-May-2019
Waktu Gempa : 15:20:18 WIB
Lintang : 5.40 LS
Bujur : 102.04 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Southern Sumatra, Indonesia

Keterangan:
26 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU
143 km BaratDaya BENGKULUSELATAN
158 km BaratDaya SELUMA-BENGKULU
180 km BaratDaya BENGKULU-BENGKULU
538 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 3 Mei 2019
Update : 2 Mei 2019

::::::::::::SIARAN PERS:::::::: :

Waspada potensi hujan lebat di wilayah Indonesia Periode 30 April – 06 Mei 2019

Berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini, masih terpantau adanya aktivitas MJO (Madden Julian Oscillation) di wilayah Indonesia bagian timur. Hal tersebut mengakibatkan pembentukan beberapa sirkulasi siklonik diwilayah Laut Sulawesi, Perairan Utara Jawa Timur dan Laut Arafura, serta adanya daerah pertemuan angin dan belokan angin di wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diprakirakan akan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan terutama di wilayah Indonesia bagian timur pada periode akhir bulan April hingga awal Mei2019.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat pada periode 30 April – 6 Mei 2019 antara lain:

– Kalimantan Timur
– Kalimantan Utara
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Barat
– Sulawesi Tenggara
– Sulawesi Selatan
– DKI Jakarta
– Jawa Barat
– Jawa Tengah
– Jawa Timur
– Bali
– NTB
– NTT
– Maluku
– Papua Barat
– Papua

Wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang pada periode 30 April – 06 Mei 2019 antara lain:

– Jawa Barat
– Jawa Tengah
– Jawa Timur
– Bali
– NTB
– Kalimantan Utara
– Kalimantan Timur
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Selatan
– Sulawesi Tenggara
– Maluku
– Papua Barat
– Papua

Untuk wilayah perairan yang memiliki potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia Barat Aceh, Perairan Utara Manokwari, Samudera Pasifik Utara Manokwari hingga Biak, Perairan Utara Biak.

BMKG menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari kedepan.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:
– http://www.bmkg.go.id;
– follow @infobmkg;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat

Jakarta, 30 April 2019
Deputi Bidang Meteorologi
Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc

Peringatan Dini Gelombang Tinggi
BMKG: Berhati-hati untuk Beberapa Wilayah

BMKG, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia untuk empat hari ke depan, Selasa (30/4) hingga Jumat (3/5).

Terdapat Tropical Cyclone “FANI” dengan pusat tekanan 992 hPa di Teluk Benggala. Pola tekanan rendah 1009 hPa teridentifikasi di Laut Jawa bagian timur serta pola sirkulasi terjadi di Laut Sulawesi dan Laut Seram. Pola angin di wilayah utara Indonesia umumnya dari Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan 3 – 25 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 3 – 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi mencapai 30 knot terpantau di terpantau perairan utara Manokwari dan Biak, Samudra Pasifik Utara Papua. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Berhati-hati beberapa wilayah berpotensi terkena gelombang tinggi 1.25-2.50m (sedang), seperti Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian Selatan, Selat Sape bagian Selatan, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Perairan P> Sawu hingga Kupang-P. Rote, Laut Timor Selatan NTT, Samudra Hindia Selatan Bali hingga NTT, Perairan Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud, Perairan Bitung-Manado, Laut Maluku, Perairan Kep. Banggai hingga Kep. Sula, Perairan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat-Sorong, Teluk Cendrawasih, Laut Banda, Samudra Pasifik Utara Halmahera, Perairan Kep. Kei Hingga Kep. Aru, Laut Seram bagian Timur, Perairan Fakfak-Kaimana, dan Laut Arafuru.

Waspada, untuk sejumlah wilayah berpeluang terkena gelombang tinggi 2.50-4.0m (tinggi), di antaranya Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Pasifik Utara Manokwari hingga Biak, Perairan Utara Manokwari, dan Perairan Utrara Biak.

Harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m, Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.

BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

Bagian Hubungan Masyarakat
Biro Hukum dan Organisasi

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG

#PeringatanDiniGelombangTinggi
#BMKG
#PemerintahBekerja

Update : 27 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 27-Apr-2019
Waktu Gempa : 20:32:55 WIB
Lintang : 4.39 LS
Bujur : 137.20 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Irian Jaya, Indonesia

Keterangan:
73 km BaratDaya PUNCAK-PAPUA
86 km TimurLaut MIMIKA-PAPUA
90 km Tenggara DEIYAI-PAPUA
434 km BaratDaya JAYAPURA-PAPUA
3380 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 26 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.7 SR
Tanggal : 26-Apr-2019
Waktu Gempa : 04:57:47 WIB
Lintang : 1.91 LS
Bujur : 122.48 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Sulawesi, Indonesia

Keterangan:
90 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG
108 km TimurLaut MOROWALI-SULTENG
120 km BaratDaya BANGGAI-SULTENG
232 km BaratLaut KENDARI-SULTRA
1802 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update: 25 April 2019

WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM BEBERAPA HARI KE DEPAN
(25 April s/d 02 Mei 2019)

Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) pada fase basah diprediksikan cukup signifikan terjadi dalam periode satu minggu ke depan, kondisi tersebut dapat meningkatkan suplai massa udara basah di sebagian besar wilayah Indonesia. Sementara itu pusaran angin teridentifikasi terbentuk di sekitar Laut Sulawesi, Selat Makassar, Kalimantan Barat dan Laut Cina Selatan Utara Kalimantan yang dapat menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin disekitar wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Kondisi tersebut diprakirakan dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat dalam periode akhir April hingga awal Mei 2019.

Potensi Hujan Lebat untuk periode 25 – 28 April 2019 dapat terjadi di wilayah sebagai berikut:

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Bengkulu
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
NTB
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua

Potensi Hujan Lebat untuk periode 29 April – 02 Mei 2019 dapat terjadi di wilayah sebagai berikut:

Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bali
NTB
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua

Potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter selama periode 25 April – 02 Mei 2019 diperkirakan terjadi di Perairan barat Sabang – Banda Aceh, Perairan barat Aceh, Perairan barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan Enggano, Samudra Hindia barat Sumatra, Perairan selatan Jawa hingga P. Sumba, Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa hingga Bali selatan NTT, Samudra Pasifik utara Papua.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:
– call center 021-6546315/18;
– http://www.bmkg.go.id;
– follow @infobmkg;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Jakarta, 25 April 2019
Deputi Bidang Meteorologi

Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc

Update : 24 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 24-Apr-2019
Waktu Gempa : 10:28:27 WIB
Lintang : 2.29 LU
Bujur : 128.10 BT
Kedalaman : 78 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
34 km BaratLaut DARUBA-MALUT
63 km TimurLaut TOBELO-MALUT
89 km TimurLaut HALMAHERAUTARA-MALUT
185 km TimurLaut TERNATE-MALUT
2544 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 21 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 21-Apr-2019
Waktu Gempa : 15:21:46 WIB
Lintang : 3.31 LS
Bujur : 127.32 BT
Kedalaman : 36 Km

Lokasi:
Seram, Indonesia

Keterangan:
24 km Tenggara BURU-MALUKU
74 km BaratLaut BURUSELATAN-MALUKU
100 km BaratDaya SERAMBAGIANBARAT-MALUKU
104 km BaratLaut AMBON-MALUKU
2299 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 19 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.3 SR
Tanggal : 19-Apr-2019
Waktu Gempa : 04:52:13 WIB
Lintang : 7.61 LU
Bujur : 94.55 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Nicobar Islands, India Region

Keterangan:
208 km BaratLaut KOTA-SABANG-ACEH
244 km BaratLaut BANDAACEH-ACEH
288 km BaratLaut JANTHO-ACEHBESAR
292 km BaratLaut KAB-PIDIE-ACEH
2050 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.3 SR
Tanggal : 19-Apr-2019
Waktu Gempa : 14:29:58 WIB
Lintang : 5.39 LU
Bujur : 126.85 BT
Kedalaman : 74 Km

Lokasi:
Mindanao, Philippines

Keterangan:
155 km TimurLaut MELONGUANE-SULUT
248 km TimurLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT
337 km TimurLaut ONDONG-KEP.SITARO-SULUT
488 km TimurLaut MANADO-SULUT
2569 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 18 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 18-Apr-2019
Waktu Gempa : 04:16:46 WIB
Lintang : 3.25 LU
Bujur : 92.79 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Off West Coast of Northern Sumatra

Keterangan:
346 km BaratDaya CALANG-ACEHJAYA
380 km BaratDaya BANDAACEH-ACEH
383 km BaratDaya JANTHO-ACEHBESAR
383 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT
1878 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 12 April 2019
Update : 13 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 13-Apr-2019
Waktu Gempa : 05:59:27 WIB
Lintang : 1.90 LS
Bujur : 122.56 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Sulawesi, Indonesia

Keterangan:
84 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG
111 km BaratDaya BANGGAI-SULTENG
112 km BaratDaya BANGGAILAUT-SULTENG
233 km TimurLaut KENDARI-SULTRA
1811 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 12 April 2019

Peringatan dini-4
No.:1947-12/warning/InaTEWS/04/2019

Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa:
kekuatan : 6.9 SR
tanggal : 12-Apr-19 18:40:49 WIB
dinyatakan telah berakhir
berdasarkan pertimbangan data observasi muka air laut

Demikian informasi terakhir disampaikan oleh Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia,
kecuali ada informasi baru.

Sumber: BMKG

Update : 11 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.1 SR
Tanggal : 11-Apr-2019
Waktu Gempa : 10:50:44 WIB
Lintang : 7.60 LU
Bujur : 94.46 BT
Kedalaman : 77 Km

Lokasi:
Nicobar Islands, India Region

Keterangan:
212 km BaratLaut KOTA-SABANG-ACEH
247 km BaratLaut BANDAACEH-ACEH
291 km BaratLaut JANTHO-ACEHBESAR
297 km BaratLaut KAB-PIDIE-ACEH
2056 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.1 SR
Tanggal : 11-Apr-2019
Waktu Gempa : 00:37:46 WIB
Lintang : 8.25 LS
Bujur : 107.29 BT
Kedalaman : 12 Km

Lokasi:
Java, Indonesia

Keterangan:
132 km BaratDaya KAB-GARUT-JABAR
134 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR
138 km BaratDaya KAB-BANDUNG-JABAR
152 km BaratDaya BANDUNG-JABAR
236 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 2 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 02-Apr-2019
Waktu Gempa : 19:28:32 WIB
Lintang : 1.79 LU
Bujur : 127.26 BT
Kedalaman : 88 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
60 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
77 km BaratLaut HALMAHERAUTARA-MALUT
81 km BaratLaut TOBELO-MALUT
111 km BaratLaut TERNATE-MALUT
2436 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 02-Apr-2019
Waktu Gempa : 19:28:32 WIB
Lintang : 1.79 LU
Bujur : 127.26 BT
Kedalaman : 88 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
60 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
77 km BaratLaut HALMAHERAUTARA-MALUT
81 km BaratLaut TOBELO-MALUT
111 km BaratLaut TERNATE-MALUT
2436 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 1 April 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 01-Apr-2019
Waktu Gempa : 06:46:50 WIB
Lintang : 7.63 LU
Bujur : 95.09 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Nicobar Islands, India Region

Keterangan:
194 km BaratLaut KOTA-SABANG-ACEH
232 km BaratLaut BANDAACEH-ACEH
267 km BaratLaut KAB-PIDIE-ACEH
271 km BaratLaut JANTHO-ACEHBESAR
2012 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 24 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 6.3 SR
Tanggal : 24-Mar-2019
Waktu Gempa : 11:37:34 WIB
Lintang : 1.68 LU
Bujur : 126.37 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Northern Molucca Sea

Keterangan:
139 km BaratLaut JAILOLO-MALUT
140 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
141 km TimurLaut BITUNG-SULUT
149 km BaratLaut TERNATE-MALUT
2340 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

GEMPABUMI TEKTONIK M6,3 MENGGUNCANG KOTA KOTA BITUNG, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

• Hari Minggu, 24 Maret 2019, pukul 11.37.37 WIB, wilayah laut di sebelah timur Kabupaten Kota Bitung diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=6,3 yang selanjutnya dimutakhirkan menjadi M=6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,71 LU dan 126,36 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 133 km arah timur Kota Bitung, Propinsi Sulawesi Utara pada kedalaman 61 km.

• Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, merupakan jenis gempabumi Menengah akibat aktivitas deformasi lempeng laut Maluku. Patut disyukuri bahwa meskipun pusat gempa berada di laut, gempabumi ini kekuatannya tidak cukup besar sehingga tidak berpotensi tsunami.

• Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Jailolo, Weda ,Ternate III MMI, Manado, Tondano, Bitung III -IV MMI, Tahuna, Siau, Bolaang Uki II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

• Hingga pukul 11.47 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.*

• Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.*

Jakarta, 24 Maret 2019
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.

Update : 19 Maret 2019

Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam kurun waktu empat hari kedepan (18-21 Maret 2019).

Penyebab potensi gelombang tinggi ditengarai karena adanya Siklon Tropis Savannah (958 hPa) di Samudra Hindia barat daya Lampung, pola tekanan rendah 1006 hPa di Laut Timor selatan NTT dan Samudra Pasifik utara Papua, serta pola konvergensi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Kep. Selayar – Kep. Sabalana, Perairan selatan Flores dan Laut Sawu. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, Laut Maluku, Laut Banda, Perairan Kep. Tanimbar – Kep. Aru.

Beberapa daerah yang berpeluang terdampak gelombang tinggi dengan kategori sedang (1,25 – 2,5 meter) di antaranya adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Nias, Perairan Enggano – Bengkulu, Samudera Hindia barat Aceh, Perairan Selatan P.Sawu – P. Rote, Laut Sawu dan Laut Timor, Perairan Selatan Flores, Laut Natuna Utara, Perairan Kep. Anambas – Kep. Natuna, Perairan Selatan Kalimantan, Laut Jawa, Perairan Utara Jawa Timur – Kep. Kangean, Laut Sumbawa, Perairan Utara Sumbawa, Selat Makassar bagian utara, Perairan Barat Sulawesi Selata, Perairan Kep. Sabalana – Kep. Selayar, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, Perairan Timur Bitung – Kep. Sitaro, Perairan Selatan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudera Pasifik utara Papua Barat hingga Papua, Perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kei – Kep. Aru, dan terakhir Laut Arafuru bagian timur.

Sementara itu, beberapa wilayah Indonesia lainnya juga perlu meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi gelombang yang lebih tinggi yaitu kisaran 2,5 – 4 meter. Wilayah tersebut di antaranya Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia barat Kep. Nias hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Perairan Utara Kep. Sangihe – Kep. Talaud, serta Samudera Pasifik utara Halmahera.

BMKG mengimbau pada nelayan dan masyarakat pada umumnya yang beraktivitas di pesisir wilayah yang berpotensi gelombang tinggi untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Beberapa moda transportasi yang perlu diperhatikan yaitu perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat yang berdomisili dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat juga diimbau agar tetap waspada. Jika terjadi gelombang tinggi, berlarilah menjauh menuju tempat yang lebih tinggi.

Update : 18 Maret 2019
Update : 11 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.8 SR
Tanggal : 11-Mar-2019
Waktu Gempa : 23:34:29 WIB
Lintang : 1.13 LU
Bujur : 98.76 BT
Kedalaman : 85 Km

Lokasi:
Northern Sumatra, Indonesia

Keterangan:
63 km BaratDaya PADANGSIDEMPUAN-SUMUT
67 km BaratDaya SIBOLGA-SUMUT
76 km BaratDaya TAPANULISELATAN-SUMUT
274 km Tenggara MEDAN-SUMUT
1208 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.1 SR
Tanggal : 11-Mar-2019
Waktu Gempa : 20:03:10 WIB
Lintang : 6.63 LS
Bujur : 130.82 BT
Kedalaman : 75 Km

Lokasi:
Banda Sea

Keterangan:
116 km BaratLaut MALUKUTENGGARABRT
233 km BaratDaya MALUKUTENGGARA
241 km BaratDaya TUAL-MALUKU
441 km Tenggara AMBON-MALUKU
2666 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 10 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 10-Mar-2019
Waktu Gempa : 16:21:42 WIB
Lintang : 9.65 LS
Bujur : 112.60 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
156 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM
173 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
178 km Tenggara KOTA-BLITAR-JATIM
266 km BaratDaya SURABAYA-JATIM
749 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 9 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 09-Mar-2019
Waktu Gempa : 19:33:15 WIB
Lintang : 7.60 LS
Bujur : 128.28 BT
Kedalaman : 117 Km

Lokasi:
Banda Sea

Keterangan:
215 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA
342 km BaratDaya MALUKUTENGGARABRT
412 km TimurLaut BELU-NTT
438 km Tenggara AMBON-MALUKU
2389 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 7 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 07-Mar-2019
Waktu Gempa : 01:47:18 WIB
Lintang : 4.10 LS
Bujur : 143.50 BT
Kedalaman : 153 Km

Lokasi:
New Guinea, Papua New Guinea

Keterangan:
61 km BaratDaya WEWAK-PNG
315 km Tenggara KEEROM-PAPUA
335 km TimurLaut PEG-BINTANG-PAPUA
356 km Tenggara JAYAPURA-PAPUA
4081 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 6 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 06-Mar-2019
Waktu Gempa : 03:09:37 WIB
Lintang : 2.74 LS
Bujur : 129.71 BT
Kedalaman : 33 Km

Lokasi:
Seram, Indonesia

Keterangan:
39 km TimurLaut MALUKUTENGAH
95 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU
151 km TimurLaut SERAMBAGIANBARAT-MALUKU
197 km TimurLaut AMBON-MALUKU
2571 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 5 Maret 2019

::::::::: SIARAN PERS :::::::::

WASPADA POTENSI BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI WILAYAH INDONESIA
(Periode 02 s/d 08 Maret 2019)

Memasuki awal Maret beberapa fenomena atmosfer terpantau muncul secara bersamaan. Fenomena-fenomena tersebut dapat membawa konsekuensi meningkatnya potensi curah hujan tinggi di kawasan Indonesia. Saat ini teridentifikasi adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia. MJO merupakan fenomena gelombang atmosfer yang bergerak merambat dari barat (Samudera Hindia) ke timur dan dapat meningkatkan potensi curah hujan di daerah yang dilaluinya. MJO diprakirakan akan bergerak melintas wilayah Indonesia yang dapat bertahan hingga satu minggu ke depan. Kondisi ini menyebabkan masuknya aliran massa udara basah dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia, khususnya di Indonesia bagian Barat dan Tengah, yang membawa dampak meningkatnya potensi curah hujan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hingga Sulawesi. Selain MJO, dari analisis pola pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Barat Sumatera yang membentuk daerah pertemuan angin cukup konsisten di wilayah Sumatera, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa.

BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada pada periode awal Maret, khususnya dampak dari potensi curah hujan tinggi yang dapat memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Kondisi ini dapat meningkat hingga pertengahan Maret 2019.

Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat antara lain:

Sumatera Barat
Jambi
Bengkulu
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua Barat
Papua

serta potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Selat Bali bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Samudera Hindia Selatan P. Jawa hingga Bali

Masyarakat lebih lanjut dapat memperoleh informasi cuaca melalui ;
– http://www.bmkg.go.id;
– twitter dan IG: @infobmkg;
– atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Jakarta, 02 Maret 2019
Deputi Bidang Meteorologi
Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc
http://www.bmkg.go.id

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 05-Mar-2019
Waktu Gempa : 01:13:04 WIB
Lintang : 2.50 LS
Bujur : 121.43 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Sulawesi, Indonesia

Keterangan:
30 km TimurLaut LUWUTIMUR-SULSEL
56 km BaratLaut MOROWALI-SULTENG
76 km TimurLaut KOLAKAUTARA-SULTRA
205 km BaratLaut KENDARI-SULTRA
1673 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 28 Februari 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.6 SR
Tanggal : 28-Feb-2019
Waktu Gempa : 06:27:05 WIB
Lintang : 1.40 LS
Bujur : 101.55 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Southern Sumatra, Indonesia

Keterangan:
38 km TimurLaut PASAMAN-SUMBAR
46 km BaratLaut KAB-BUNGO-JAMBI
50 km Tenggara SOLOKSELATAN-SUMBAR
114 km Tenggara PADANG-SUMBAR
790 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 24 Februari 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.3 SR
Tanggal : 24-Feb-2019
Waktu Gempa : 20:29:33 WIB
Lintang : 0.51 LU
Bujur : 122.23 BT
Kedalaman : 71 Km

Lokasi:
Minahassa Peninsula, Sulawesi

Keterangan:
21 km BaratDaya BOALEMO-GORONTALO
54 km BaratDaya GORONTALOUTARA
60 km Tenggara POHUWATO-GORONTALO
91 km BaratDaya GORONTALO-GORONTALO
1865 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 23 Februari 2019

BMKG : Waspada dan Siaga Dengan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG, JAKARTA (21/7)– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau periode kemarau pertama akan dialami di Pesisir Sumatra bagian Tengah dan Kalimantan bagian Barat, serta adanya potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan di sepuluh hari pertama pada bulan Februari, menunjukkan curah hujan kategori rendah yang tampak di sebagian besar Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Riau, sebagian Kalimantan Utara dan Timur, Gorontalo, dan sebagian Sulawesi Tengah.

Peta analisis hari tanpa hujan berurutan di wilayah Sumatra menunjukkan beberapa tempat di pesisir timur Aceh, Sumatra Utara dan Riau terindikasi mengalami hari kering berurutan 6 – 20 hari (kategori pendek dan menengah). Di Riau, hari tanpa hujan kategori panjang (21 – 30 hari) telah terjadi di Rangsang, Rangsang Pesisir dan daerah Tebing Tinggi.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, menjelaskan jika selama sepuluh hari kedua pada bulan Februari 2019, wilayah subsiden/kering mendominasi wilayah Indonesia hingga sepuluh hari terakhir di bulan Februari 2019, yang ditengarai sebagai MJO (Madden Julian Oscillation/massa udara basah) fase kering.

Kondisi ini, tambahnya, akan menyebabkan proses konvektif (penguapan) dan pembentukan awan hujan terhambat.
“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembaban udara yang relative rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” lanjutnya.

Herizal mengutarakan Dampak dari kemarau pertama adanya peningkatan jumlah titik api (hotspot) pada dua pekan terakhir ini di berapa wilayah. Sebagaimana terpantau oleh BMKG, daerah yang cukup signifikan berada di Riau (80 titik dari 24 titik pada pekan sebelumnya) dan Kalimantan Timur (7 titik).

Dari pengamatan Stasiun Klimatologi Tambang, Riau, kondisi curah hujan bawah normal terdeteksi di wilayah pesisir timur telah berlangsung sejak awal Februari 2019.

Herizal menambahkan Kondisi kering ini akan berpotensi memudahkan terjadinya hotspot yang dapat memicu kejadian kebakaran hutan dan lahan, yang akhirnya dapat menimbulkan asap dan penurunan kualitas udara.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memantau adanya penurunan kualitas udara berdasarkan Indek Standar Pencemaran Udara dan menunjukkan TIDAK SEHAT di daerah Rokan Hilir pada hari Senin, 12 Februari 2019 pukul 09.00 WIB, sementara daerah lain terindikasi pada ISPU SEDANG. Pengamatan jarak pandang mendatar (visibility maksimum) terlaporkan masih dalam kisaran 2 – 5 km.

Berdasarkan posisi daerahnya, Pesisir Barat Sumatra, Sumatera bagian Tengah, Kalimantan Barat dan Tengah, Sulawesi bagian Tengah dan sebagian Tenggara, dan sebagian Papua bagian Utara yang dekat dengan garis khatulistiwa, memiliki karakter musim yang berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Karakter musim itu ditandai adanya dua kali puncak hujan dan puncak kemarau dalam setahun. Kondisi ini berlangsung di bulan Februari, sementara kemarau kedua berlangsung mulai Juni hingga Agustus.

Herizal mengimbau kepada Pemerintah Daerah, Instansi terkait, dan masyarakat luas pada umumnya di wilayah terdampak untuk terus waspada dan siap siaga terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan, bahaya polusi udara dan asap, potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih dan terus mengikuti pembaharuan informasi.

Bagian Hubungan Masyarakat
Biro Hukum dan Organisasi

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG
#PeringatanDiniKemarauTiba
#BMKG
#PemerintahBekerja

http://www.bmkg.go.id

Update : 18 Februari 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.5 SR
Tanggal : 20-Feb-2019
Waktu Gempa : 01:46:40 WIB
Lintang : 6.58 LS
Bujur : 101.63 BT
Kedalaman : 14 Km

Lokasi:
Southwest of Sumatra, Indonesia

Keterangan:
292 km BaratDaya KAUR-BENGKULU
295 km BaratDaya BENGKULUSELATAN
298 km BaratDaya PESISIRBARAT-LAMPUNG
317 km BaratDaya BENGKULU-BENGKULU
578 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 19-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:30:23 WIB
Lintang : 9.68 LS
Bujur : 112.79 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
159 km Tenggara KAB-MALANG-JATIM
180 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM
183 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
269 km Tenggara SURABAYA-JATIM
769 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 18-Feb-2019
Waktu Gempa : 11:15:50 WIB
Lintang : 0.93 LS
Bujur : 127.24 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
84 km BaratLaut HALMAHERASELATAN-MALUT
174 km TimurLaut KEP-SULA-MALUT
178 km BaratDaya TIDORE-KEP-MALUT
191 km BaratDaya TERNATE-MALUT
2341 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.4 SR
Tanggal : 16-Feb-2019
Waktu Gempa : 13:39:49 WIB
Lintang : 2.34 LS
Bujur : 140.32 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Near North Coast of Irian Jaya

Keterangan:
47 km BaratLaut JAYAPURA-PAPUA
88 km TimurLaut KAB-JAYAPURA-PAPUA
121 km BaratLaut KEEROM-PAPUA
124 km TimurLaut SARMI-PAPUA
3746 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 06:41:52 WIB
Lintang : 7.07 LS
Bujur : 105.75 BT
Kedalaman : 21 Km

Lokasi:
Java, Indonesia

Keterangan:
79 km BaratDaya LEBAK-BANTEN
92 km BaratDaya PANDEGLANG-BANTEN
113 km BaratDaya KAB-BOGOR-JABAR
116 km BaratDaya SERANG-BANTEN
155 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:58:43 WIB
Lintang : 9.34 LS
Bujur : 112.53 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
123 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM
138 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
143 km Tenggara KOTA-BLITAR-JATIM
232 km BaratDaya SURABAYA-JATIM
725 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

———————————————————————————————
13 Februari 2019

[/vc_column_text]

BMKG : Waspada dan Siaga Dengan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG, JAKARTA (21/7)– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau periode kemarau pertama akan dialami di Pesisir Sumatra bagian Tengah dan Kalimantan bagian Barat, serta adanya potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan di sepuluh hari pertama pada bulan Februari, menunjukkan curah hujan kategori rendah yang tampak di sebagian besar Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Riau, sebagian Kalimantan Utara dan Timur, Gorontalo, dan sebagian Sulawesi Tengah.

Peta analisis hari tanpa hujan berurutan di wilayah Sumatra menunjukkan beberapa tempat di pesisir timur Aceh, Sumatra Utara dan Riau terindikasi mengalami hari kering berurutan 6 – 20 hari (kategori pendek dan menengah). Di Riau, hari tanpa hujan kategori panjang (21 – 30 hari) telah terjadi di Rangsang, Rangsang Pesisir dan daerah Tebing Tinggi.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, menjelaskan jika selama sepuluh hari kedua pada bulan Februari 2019, wilayah subsiden/kering mendominasi wilayah Indonesia hingga sepuluh hari terakhir di bulan Februari 2019, yang ditengarai sebagai MJO (Madden Julian Oscillation/massa udara basah) fase kering.

Kondisi ini, tambahnya, akan menyebabkan proses konvektif (penguapan) dan pembentukan awan hujan terhambat.
“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembaban udara yang relative rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” lanjutnya.

Herizal mengutarakan Dampak dari kemarau pertama adanya peningkatan jumlah titik api (hotspot) pada dua pekan terakhir ini di berapa wilayah. Sebagaimana terpantau oleh BMKG, daerah yang cukup signifikan berada di Riau (80 titik dari 24 titik pada pekan sebelumnya) dan Kalimantan Timur (7 titik).

Dari pengamatan Stasiun Klimatologi Tambang, Riau, kondisi curah hujan bawah normal terdeteksi di wilayah pesisir timur telah berlangsung sejak awal Februari 2019.

Herizal menambahkan Kondisi kering ini akan berpotensi memudahkan terjadinya hotspot yang dapat memicu kejadian kebakaran hutan dan lahan, yang akhirnya dapat menimbulkan asap dan penurunan kualitas udara.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memantau adanya penurunan kualitas udara berdasarkan Indek Standar Pencemaran Udara dan menunjukkan TIDAK SEHAT di daerah Rokan Hilir pada hari Senin, 12 Februari 2019 pukul 09.00 WIB, sementara daerah lain terindikasi pada ISPU SEDANG. Pengamatan jarak pandang mendatar (visibility maksimum) terlaporkan masih dalam kisaran 2 – 5 km.

Berdasarkan posisi daerahnya, Pesisir Barat Sumatra, Sumatera bagian Tengah, Kalimantan Barat dan Tengah, Sulawesi bagian Tengah dan sebagian Tenggara, dan sebagian Papua bagian Utara yang dekat dengan garis khatulistiwa, memiliki karakter musim yang berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Karakter musim itu ditandai adanya dua kali puncak hujan dan puncak kemarau dalam setahun. Kondisi ini berlangsung di bulan Februari, sementara kemarau kedua berlangsung mulai Juni hingga Agustus.

Herizal mengimbau kepada Pemerintah Daerah, Instansi terkait, dan masyarakat luas pada umumnya di wilayah terdampak untuk terus waspada dan siap siaga terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan, bahaya polusi udara dan asap, potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih dan terus mengikuti pembaharuan informasi.

Bagian Hubungan Masyarakat
Biro Hukum dan Organisasi

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG
#PeringatanDiniKemarauTiba
#BMKG
#PemerintahBekerja

http://www.bmkg.go.id

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.5 SR
Tanggal : 20-Feb-2019
Waktu Gempa : 01:46:40 WIB
Lintang : 6.58 LS
Bujur : 101.63 BT
Kedalaman : 14 Km

Lokasi:
Southwest of Sumatra, Indonesia

Keterangan:
292 km BaratDaya KAUR-BENGKULU
295 km BaratDaya BENGKULUSELATAN
298 km BaratDaya PESISIRBARAT-LAMPUNG
317 km BaratDaya BENGKULU-BENGKULU
578 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 19-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:30:23 WIB
Lintang : 9.68 LS
Bujur : 112.79 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
159 km Tenggara KAB-MALANG-JATIM
180 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM
183 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
269 km Tenggara SURABAYA-JATIM
769 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 18-Feb-2019
Waktu Gempa : 11:15:50 WIB
Lintang : 0.93 LS
Bujur : 127.24 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
84 km BaratLaut HALMAHERASELATAN-MALUT
174 km TimurLaut KEP-SULA-MALUT
178 km BaratDaya TIDORE-KEP-MALUT
191 km BaratDaya TERNATE-MALUT
2341 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.4 SR
Tanggal : 16-Feb-2019
Waktu Gempa : 13:39:49 WIB
Lintang : 2.34 LS
Bujur : 140.32 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Near North Coast of Irian Jaya

Keterangan:
47 km BaratLaut JAYAPURA-PAPUA
88 km TimurLaut KAB-JAYAPURA-PAPUA
121 km BaratLaut KEEROM-PAPUA
124 km TimurLaut SARMI-PAPUA
3746 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 06:41:52 WIB
Lintang : 7.07 LS
Bujur : 105.75 BT
Kedalaman : 21 Km

Lokasi:
Java, Indonesia

Keterangan:
79 km BaratDaya LEBAK-BANTEN
92 km BaratDaya PANDEGLANG-BANTEN
113 km BaratDaya KAB-BOGOR-JABAR
116 km BaratDaya SERANG-BANTEN
155 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:58:43 WIB
Lintang : 9.34 LS
Bujur : 112.53 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
123 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM
138 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
143 km Tenggara KOTA-BLITAR-JATIM
232 km BaratDaya SURABAYA-JATIM
725 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

———————————————————————————————
13 Februari 2019

[/vc_column]
[/vc_row]

Hello. Add your message here.