Wednesday, March 20, 2019
Update : 19 Maret 2019

Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam kurun waktu empat hari kedepan (18-21 Maret 2019).

Penyebab potensi gelombang tinggi ditengarai karena adanya Siklon Tropis Savannah (958 hPa) di Samudra Hindia barat daya Lampung, pola tekanan rendah 1006 hPa di Laut Timor selatan NTT dan Samudra Pasifik utara Papua, serta pola konvergensi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Kep. Selayar – Kep. Sabalana, Perairan selatan Flores dan Laut Sawu. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, Laut Maluku, Laut Banda, Perairan Kep. Tanimbar – Kep. Aru.

Beberapa daerah yang berpeluang terdampak gelombang tinggi dengan kategori sedang (1,25 – 2,5 meter) di antaranya adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Nias, Perairan Enggano – Bengkulu, Samudera Hindia barat Aceh, Perairan Selatan P.Sawu – P. Rote, Laut Sawu dan Laut Timor, Perairan Selatan Flores, Laut Natuna Utara, Perairan Kep. Anambas – Kep. Natuna, Perairan Selatan Kalimantan, Laut Jawa, Perairan Utara Jawa Timur – Kep. Kangean, Laut Sumbawa, Perairan Utara Sumbawa, Selat Makassar bagian utara, Perairan Barat Sulawesi Selata, Perairan Kep. Sabalana – Kep. Selayar, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, Perairan Timur Bitung – Kep. Sitaro, Perairan Selatan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudera Pasifik utara Papua Barat hingga Papua, Perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kei – Kep. Aru, dan terakhir Laut Arafuru bagian timur.

Sementara itu, beberapa wilayah Indonesia lainnya juga perlu meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi gelombang yang lebih tinggi yaitu kisaran 2,5 – 4 meter. Wilayah tersebut di antaranya Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia barat Kep. Nias hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Perairan Utara Kep. Sangihe – Kep. Talaud, serta Samudera Pasifik utara Halmahera.

BMKG mengimbau pada nelayan dan masyarakat pada umumnya yang beraktivitas di pesisir wilayah yang berpotensi gelombang tinggi untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Beberapa moda transportasi yang perlu diperhatikan yaitu perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat yang berdomisili dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat juga diimbau agar tetap waspada. Jika terjadi gelombang tinggi, berlarilah menjauh menuju tempat yang lebih tinggi.

Update : 18 Maret 2019
Update : 11 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.8 SR
Tanggal : 11-Mar-2019
Waktu Gempa : 23:34:29 WIB
Lintang : 1.13 LU
Bujur : 98.76 BT
Kedalaman : 85 Km

Lokasi:
Northern Sumatra, Indonesia

Keterangan:
63 km BaratDaya PADANGSIDEMPUAN-SUMUT
67 km BaratDaya SIBOLGA-SUMUT
76 km BaratDaya TAPANULISELATAN-SUMUT
274 km Tenggara MEDAN-SUMUT
1208 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.1 SR
Tanggal : 11-Mar-2019
Waktu Gempa : 20:03:10 WIB
Lintang : 6.63 LS
Bujur : 130.82 BT
Kedalaman : 75 Km

Lokasi:
Banda Sea

Keterangan:
116 km BaratLaut MALUKUTENGGARABRT
233 km BaratDaya MALUKUTENGGARA
241 km BaratDaya TUAL-MALUKU
441 km Tenggara AMBON-MALUKU
2666 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 10 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 10-Mar-2019
Waktu Gempa : 16:21:42 WIB
Lintang : 9.65 LS
Bujur : 112.60 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
156 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM
173 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
178 km Tenggara KOTA-BLITAR-JATIM
266 km BaratDaya SURABAYA-JATIM
749 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 9 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 09-Mar-2019
Waktu Gempa : 19:33:15 WIB
Lintang : 7.60 LS
Bujur : 128.28 BT
Kedalaman : 117 Km

Lokasi:
Banda Sea

Keterangan:
215 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA
342 km BaratDaya MALUKUTENGGARABRT
412 km TimurLaut BELU-NTT
438 km Tenggara AMBON-MALUKU
2389 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

Update : 7 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 07-Mar-2019
Waktu Gempa : 01:47:18 WIB
Lintang : 4.10 LS
Bujur : 143.50 BT
Kedalaman : 153 Km

Lokasi:
New Guinea, Papua New Guinea

Keterangan:
61 km BaratDaya WEWAK-PNG
315 km Tenggara KEEROM-PAPUA
335 km TimurLaut PEG-BINTANG-PAPUA
356 km Tenggara JAYAPURA-PAPUA
4081 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

Update : 6 Maret 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 06-Mar-2019
Waktu Gempa : 03:09:37 WIB
Lintang : 2.74 LS
Bujur : 129.71 BT
Kedalaman : 33 Km

Lokasi:
Seram, Indonesia

Keterangan:
39 km TimurLaut MALUKUTENGAH
95 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU
151 km TimurLaut SERAMBAGIANBARAT-MALUKU
197 km TimurLaut AMBON-MALUKU
2571 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

Update : 5 Maret 2019

::::::::: SIARAN PERS :::::::::

WASPADA POTENSI BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI WILAYAH INDONESIA
(Periode 02 s/d 08 Maret 2019)

Memasuki awal Maret beberapa fenomena atmosfer terpantau muncul secara bersamaan. Fenomena-fenomena tersebut dapat membawa konsekuensi meningkatnya potensi curah hujan tinggi di kawasan Indonesia. Saat ini teridentifikasi adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia. MJO merupakan fenomena gelombang atmosfer yang bergerak merambat dari barat (Samudera Hindia) ke timur dan dapat meningkatkan potensi curah hujan di daerah yang dilaluinya. MJO diprakirakan akan bergerak melintas wilayah Indonesia yang dapat bertahan hingga satu minggu ke depan. Kondisi ini menyebabkan masuknya aliran massa udara basah dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia, khususnya di Indonesia bagian Barat dan Tengah, yang membawa dampak meningkatnya potensi curah hujan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hingga Sulawesi. Selain MJO, dari analisis pola pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Barat Sumatera yang membentuk daerah pertemuan angin cukup konsisten di wilayah Sumatera, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa.

BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada pada periode awal Maret, khususnya dampak dari potensi curah hujan tinggi yang dapat memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Kondisi ini dapat meningkat hingga pertengahan Maret 2019.

Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat antara lain:

Sumatera Barat
Jambi
Bengkulu
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua Barat
Papua

serta potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Selat Bali bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Samudera Hindia Selatan P. Jawa hingga Bali

Masyarakat lebih lanjut dapat memperoleh informasi cuaca melalui ;
– http://www.bmkg.go.id;
– twitter dan IG: @infobmkg;
– atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Jakarta, 02 Maret 2019
Deputi Bidang Meteorologi
Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc
http://www.bmkg.go.id

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 05-Mar-2019
Waktu Gempa : 01:13:04 WIB
Lintang : 2.50 LS
Bujur : 121.43 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Sulawesi, Indonesia

Keterangan:
30 km TimurLaut LUWUTIMUR-SULSEL
56 km BaratLaut MOROWALI-SULTENG
76 km TimurLaut KOLAKAUTARA-SULTRA
205 km BaratLaut KENDARI-SULTRA
1673 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

Update : 28 Februari 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.6 SR
Tanggal : 28-Feb-2019
Waktu Gempa : 06:27:05 WIB
Lintang : 1.40 LS
Bujur : 101.55 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Southern Sumatra, Indonesia

Keterangan:
38 km TimurLaut PASAMAN-SUMBAR
46 km BaratLaut KAB-BUNGO-JAMBI
50 km Tenggara SOLOKSELATAN-SUMBAR
114 km Tenggara PADANG-SUMBAR
790 km BaratLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

Update : 24 Februari 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.3 SR
Tanggal : 24-Feb-2019
Waktu Gempa : 20:29:33 WIB
Lintang : 0.51 LU
Bujur : 122.23 BT
Kedalaman : 71 Km

Lokasi:
Minahassa Peninsula, Sulawesi

Keterangan:
21 km BaratDaya BOALEMO-GORONTALO
54 km BaratDaya GORONTALOUTARA
60 km Tenggara POHUWATO-GORONTALO
91 km BaratDaya GORONTALO-GORONTALO
1865 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

Update : 23 Februari 2019

 

BMKG : Waspada dan Siaga Dengan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG, JAKARTA (21/7)– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau periode kemarau pertama akan dialami di Pesisir Sumatra bagian Tengah dan Kalimantan bagian Barat, serta adanya potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan di sepuluh hari pertama pada bulan Februari, menunjukkan curah hujan kategori rendah yang tampak di sebagian besar Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Riau, sebagian Kalimantan Utara dan Timur, Gorontalo, dan sebagian Sulawesi Tengah.

Peta analisis hari tanpa hujan berurutan di wilayah Sumatra menunjukkan beberapa tempat di pesisir timur Aceh, Sumatra Utara dan Riau terindikasi mengalami hari kering berurutan 6 – 20 hari (kategori pendek dan menengah). Di Riau, hari tanpa hujan kategori panjang (21 – 30 hari) telah terjadi di Rangsang, Rangsang Pesisir dan daerah Tebing Tinggi.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, menjelaskan jika selama sepuluh hari kedua pada bulan Februari 2019, wilayah subsiden/kering mendominasi wilayah Indonesia hingga sepuluh hari terakhir di bulan Februari 2019, yang ditengarai sebagai MJO (Madden Julian Oscillation/massa udara basah) fase kering.

Kondisi ini, tambahnya, akan menyebabkan proses konvektif (penguapan) dan pembentukan awan hujan terhambat.
“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembaban udara yang relative rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” lanjutnya.

Herizal mengutarakan Dampak dari kemarau pertama adanya peningkatan jumlah titik api (hotspot) pada dua pekan terakhir ini di berapa wilayah. Sebagaimana terpantau oleh BMKG, daerah yang cukup signifikan berada di Riau (80 titik dari 24 titik pada pekan sebelumnya) dan Kalimantan Timur (7 titik).

Dari pengamatan Stasiun Klimatologi Tambang, Riau, kondisi curah hujan bawah normal terdeteksi di wilayah pesisir timur telah berlangsung sejak awal Februari 2019.

Herizal menambahkan Kondisi kering ini akan berpotensi memudahkan terjadinya hotspot yang dapat memicu kejadian kebakaran hutan dan lahan, yang akhirnya dapat menimbulkan asap dan penurunan kualitas udara.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memantau adanya penurunan kualitas udara berdasarkan Indek Standar Pencemaran Udara dan menunjukkan TIDAK SEHAT di daerah Rokan Hilir pada hari Senin, 12 Februari 2019 pukul 09.00 WIB, sementara daerah lain terindikasi pada ISPU SEDANG. Pengamatan jarak pandang mendatar (visibility maksimum) terlaporkan masih dalam kisaran 2 – 5 km.

Berdasarkan posisi daerahnya, Pesisir Barat Sumatra, Sumatera bagian Tengah, Kalimantan Barat dan Tengah, Sulawesi bagian Tengah dan sebagian Tenggara, dan sebagian Papua bagian Utara yang dekat dengan garis khatulistiwa, memiliki karakter musim yang berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Karakter musim itu ditandai adanya dua kali puncak hujan dan puncak kemarau dalam setahun. Kondisi ini berlangsung di bulan Februari, sementara kemarau kedua berlangsung mulai Juni hingga Agustus.

Herizal mengimbau kepada Pemerintah Daerah, Instansi terkait, dan masyarakat luas pada umumnya di wilayah terdampak untuk terus waspada dan siap siaga terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan, bahaya polusi udara dan asap, potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih dan terus mengikuti pembaharuan informasi.

Bagian Hubungan Masyarakat
Biro Hukum dan Organisasi

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG
#PeringatanDiniKemarauTiba
#BMKG
#PemerintahBekerja

http://www.bmkg.go.id

 

Update : 18 Februari 2019

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.5 SR
Tanggal : 20-Feb-2019
Waktu Gempa : 01:46:40 WIB
Lintang : 6.58 LS
Bujur : 101.63 BT
Kedalaman : 14 Km

Lokasi:
Southwest of Sumatra, Indonesia

Keterangan:
292 km BaratDaya KAUR-BENGKULU
295 km BaratDaya BENGKULUSELATAN
298 km BaratDaya PESISIRBARAT-LAMPUNG
317 km BaratDaya BENGKULU-BENGKULU
578 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 19-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:30:23 WIB
Lintang : 9.68 LS
Bujur : 112.79 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
159 km Tenggara KAB-MALANG-JATIM
180 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM
183 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
269 km Tenggara SURABAYA-JATIM
769 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 18-Feb-2019
Waktu Gempa : 11:15:50 WIB
Lintang : 0.93 LS
Bujur : 127.24 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
84 km BaratLaut HALMAHERASELATAN-MALUT
174 km TimurLaut KEP-SULA-MALUT
178 km BaratDaya TIDORE-KEP-MALUT
191 km BaratDaya TERNATE-MALUT
2341 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.4 SR
Tanggal : 16-Feb-2019
Waktu Gempa : 13:39:49 WIB
Lintang : 2.34 LS
Bujur : 140.32 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Near North Coast of Irian Jaya

Keterangan:
47 km BaratLaut JAYAPURA-PAPUA
88 km TimurLaut KAB-JAYAPURA-PAPUA
121 km BaratLaut KEEROM-PAPUA
124 km TimurLaut SARMI-PAPUA
3746 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 06:41:52 WIB
Lintang : 7.07 LS
Bujur : 105.75 BT
Kedalaman : 21 Km

Lokasi:
Java, Indonesia

Keterangan:
79 km BaratDaya LEBAK-BANTEN
92 km BaratDaya PANDEGLANG-BANTEN
113 km BaratDaya KAB-BOGOR-JABAR
116 km BaratDaya SERANG-BANTEN
155 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:58:43 WIB
Lintang : 9.34 LS
Bujur : 112.53 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
123 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM
138 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
143 km Tenggara KOTA-BLITAR-JATIM
232 km BaratDaya SURABAYA-JATIM
725 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

———————————————————————————————
13 Februari 2019

[/vc_column_text]

BMKG : Waspada dan Siaga Dengan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG, JAKARTA (21/7)– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau periode kemarau pertama akan dialami di Pesisir Sumatra bagian Tengah dan Kalimantan bagian Barat, serta adanya potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan di sepuluh hari pertama pada bulan Februari, menunjukkan curah hujan kategori rendah yang tampak di sebagian besar Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Riau, sebagian Kalimantan Utara dan Timur, Gorontalo, dan sebagian Sulawesi Tengah.

Peta analisis hari tanpa hujan berurutan di wilayah Sumatra menunjukkan beberapa tempat di pesisir timur Aceh, Sumatra Utara dan Riau terindikasi mengalami hari kering berurutan 6 – 20 hari (kategori pendek dan menengah). Di Riau, hari tanpa hujan kategori panjang (21 – 30 hari) telah terjadi di Rangsang, Rangsang Pesisir dan daerah Tebing Tinggi.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, menjelaskan jika selama sepuluh hari kedua pada bulan Februari 2019, wilayah subsiden/kering mendominasi wilayah Indonesia hingga sepuluh hari terakhir di bulan Februari 2019, yang ditengarai sebagai MJO (Madden Julian Oscillation/massa udara basah) fase kering.

Kondisi ini, tambahnya, akan menyebabkan proses konvektif (penguapan) dan pembentukan awan hujan terhambat.
“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembaban udara yang relative rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” lanjutnya.

Herizal mengutarakan Dampak dari kemarau pertama adanya peningkatan jumlah titik api (hotspot) pada dua pekan terakhir ini di berapa wilayah. Sebagaimana terpantau oleh BMKG, daerah yang cukup signifikan berada di Riau (80 titik dari 24 titik pada pekan sebelumnya) dan Kalimantan Timur (7 titik).

Dari pengamatan Stasiun Klimatologi Tambang, Riau, kondisi curah hujan bawah normal terdeteksi di wilayah pesisir timur telah berlangsung sejak awal Februari 2019.

Herizal menambahkan Kondisi kering ini akan berpotensi memudahkan terjadinya hotspot yang dapat memicu kejadian kebakaran hutan dan lahan, yang akhirnya dapat menimbulkan asap dan penurunan kualitas udara.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memantau adanya penurunan kualitas udara berdasarkan Indek Standar Pencemaran Udara dan menunjukkan TIDAK SEHAT di daerah Rokan Hilir pada hari Senin, 12 Februari 2019 pukul 09.00 WIB, sementara daerah lain terindikasi pada ISPU SEDANG. Pengamatan jarak pandang mendatar (visibility maksimum) terlaporkan masih dalam kisaran 2 – 5 km.

Berdasarkan posisi daerahnya, Pesisir Barat Sumatra, Sumatera bagian Tengah, Kalimantan Barat dan Tengah, Sulawesi bagian Tengah dan sebagian Tenggara, dan sebagian Papua bagian Utara yang dekat dengan garis khatulistiwa, memiliki karakter musim yang berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Karakter musim itu ditandai adanya dua kali puncak hujan dan puncak kemarau dalam setahun. Kondisi ini berlangsung di bulan Februari, sementara kemarau kedua berlangsung mulai Juni hingga Agustus.

Herizal mengimbau kepada Pemerintah Daerah, Instansi terkait, dan masyarakat luas pada umumnya di wilayah terdampak untuk terus waspada dan siap siaga terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan, bahaya polusi udara dan asap, potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih dan terus mengikuti pembaharuan informasi.

Bagian Hubungan Masyarakat
Biro Hukum dan Organisasi

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG
#PeringatanDiniKemarauTiba
#BMKG
#PemerintahBekerja

http://www.bmkg.go.id

 

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.5 SR
Tanggal : 20-Feb-2019
Waktu Gempa : 01:46:40 WIB
Lintang : 6.58 LS
Bujur : 101.63 BT
Kedalaman : 14 Km

Lokasi:
Southwest of Sumatra, Indonesia

Keterangan:
292 km BaratDaya KAUR-BENGKULU
295 km BaratDaya BENGKULUSELATAN
298 km BaratDaya PESISIRBARAT-LAMPUNG
317 km BaratDaya BENGKULU-BENGKULU
578 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.9 SR
Tanggal : 19-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:30:23 WIB
Lintang : 9.68 LS
Bujur : 112.79 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
159 km Tenggara KAB-MALANG-JATIM
180 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM
183 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
269 km Tenggara SURABAYA-JATIM
769 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 18-Feb-2019
Waktu Gempa : 11:15:50 WIB
Lintang : 0.93 LS
Bujur : 127.24 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Halmahera, Indonesia

Keterangan:
84 km BaratLaut HALMAHERASELATAN-MALUT
174 km TimurLaut KEP-SULA-MALUT
178 km BaratDaya TIDORE-KEP-MALUT
191 km BaratDaya TERNATE-MALUT
2341 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.4 SR
Tanggal : 16-Feb-2019
Waktu Gempa : 13:39:49 WIB
Lintang : 2.34 LS
Bujur : 140.32 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Near North Coast of Irian Jaya

Keterangan:
47 km BaratLaut JAYAPURA-PAPUA
88 km TimurLaut KAB-JAYAPURA-PAPUA
121 km BaratLaut KEEROM-PAPUA
124 km TimurLaut SARMI-PAPUA
3746 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

 

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.2 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 06:41:52 WIB
Lintang : 7.07 LS
Bujur : 105.75 BT
Kedalaman : 21 Km

Lokasi:
Java, Indonesia

Keterangan:
79 km BaratDaya LEBAK-BANTEN
92 km BaratDaya PANDEGLANG-BANTEN
113 km BaratDaya KAB-BOGOR-JABAR
116 km BaratDaya SERANG-BANTEN
155 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::
TELAH TERJADI GEMPA BUMI DENGAN PARAMETER SEMENTARA SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 5.0 SR
Tanggal : 14-Feb-2019
Waktu Gempa : 02:58:43 WIB
Lintang : 9.34 LS
Bujur : 112.53 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
South of Java, Indonesia

Keterangan:
123 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM
138 km Tenggara KAB-BLITAR-JATIM
143 km Tenggara KOTA-BLITAR-JATIM
232 km BaratDaya SURABAYA-JATIM
725 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

Informasi Tsunami :

Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

:::: BMKG :::: BMKG :::: BMKG ::::

———————————————————————————————
13 Februari 2019

[/vc_column]
[/vc_row]