Jadi Solusi, Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh



Logo Kemendagri

Kementerian Dalam Negeri

Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan

Informasi:
Selamat Datang di Website Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri dan Selamat HUT ke-80 Republik Indonesia. Teruslah berkibar, Merah Putih, sebagai simbol perjuangan dan kebanggaan seluruh rakyat. Dirgahayu Republik Indonesia! Semoga semangat kemerdekaan selalu menginspirasi kita untuk membangun negeri yang adil, makmur, dan berdaya saing. || Telah terbit Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2025: TENTANG RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2025-2029 . Klik di sini untuk melihat selengkapnya || Berita Terbaru Kemendagri: Jadi Solusi, Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh | Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA: Pemulihan Pascabencana Dikebut, Penyelesaian Huntara Terus Dipercepat

Jadi Solusi, Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh

Banda Aceh –  Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan Padat Karya Tunai di Aceh yang melibatkan sekitar 20an Ribu warga setempat sekitar  lokasi kegiatan pembersihan dan pemulihan wilayah daerah terdampak banjir dan longsor di Aceh.

"Melalui kegiatan Padat Karya Tunai ini yang dibayar per hari, warga  terdampak bencana banjir dan longsor mendapat penghasilan dan lingkungannya  menjadi bersih, jadi solusi ganda, percepatan pemulihan pascabencana sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat", kata Safrizal dalam keterangan persnya di Banda Aceh.

Safrizal menambahkan kegiatan Padat Karya Tunai berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum yang mengatur .dari aspek administrasi hingga teknik. Disebutkan kegiatan Padat Karya Tunai bukan hal baru di Aceh. Pada tsunami 2004 juga digelar kegiatan seperti ini dengan nama _cash for work_ yang melibatkan korban gempa bumi dan tsunami untuk  membersihkan lumpur tsunami dan sebagainya.

"Alhamdulillah kegiatan Padat Karya Tunai ini diadakan di belasan wilayah terdampak banjir dan longsor. Bekerjalah secara serius sehingga ada dampak hasilnya" ajak Safrizal.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wida Nurfaida menjelaskan  pada tahun anggaran 2026, kegiatan Padat Karya Tunai di Provinsi Aceh akan menyerap tenaga kerja sebanyak 20.394 jiwa dengan rincian  untuk  Sumber Daya Air (18.345 jiwa), Bina Marga (451 jiwa) dan Cipta Karya (1.598 jiwa)

“Saat ini, kegiatan Padat Karya Tunai yang sedang berjalan untuk kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Aceh Tamiang,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida, Senin (9/2/2026) di Banda Aceh.

Wida menuturkan, pembukaan penerima padat karya Tunai telah dibuka sejak 4 Februari 2026 untuk kegiatan Padat Karya Tunai Penanganan Infrastruktur Cipta Karya Pascabencana Sumatera dengan lokasi pendaftaran di Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Aceh Selatan.

“Persyaratan pendaftaran antara lain  mengutamakan warga setempat, pria, sehat jasmani dan rohani serta menyertakan KTP/KK atau Surat Keterangan Domisili dari Pak Keuchik/Reje/Datuk,” ungkapnya.

"Kami dari Satgaswil PRR Aceh mengapresiasi diselenggarakannya program padat karya tunai ini oleh Kementerian PU, ini program konkret dalam ikhtiar percepatan rehab rekon yang diarahkan untuk pembersihan dan fungsionalisasi jalan lingkungan, pembersihan drainase, penanganan persampahan dan limbah serta pekerjaan air bersih" pungkas Kasatgaswil Aceh ini.

Call Center 168

Selamat Datang di Kemendagri Adwil Call Center
Silakan isi formulir di bawah ini untuk memulai obrolan